Kabel Fiber Optik Meneror Warga Jakarta

0

Jakarta Pada 5 Januari 2023, Sultan Rifaat Al-Fateh sedang mengendarai sepeda motornya di Jalan Pangiran Antasari, Jakarta Selatan. Sayangnya, Sultan tersangkut kabel fiber optik yang bergelantungan di jalan.

Akibat peristiwa tersebut, Sultan tidak dapat berbicara.

Pada Rabu, 26 Juli 2023, pemuda itu kembali dirawat di rumah sakit dengan tenggorokan berdarah dan paru-paru berair.

Rupanya pengendara sepeda motor lain mengalami kecelakaan serupa di Jalan Pregen Katamsu di Palmyra, Jakarta Barat.

Satu-satunya kecelakaan terjadi pada Jumat 28 Juli 2023 saat mobil korban tersangkut kabel di seberang jalan. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 23.00 WIB saat korban melintas dari timur ke barat.

Kabel fiber fuzzy bertebaran di jalanan ibu kota, Jakarta, dan Encuk yang tinggal di Palmyra, Jakarta Barat, mengaku jalan kaki terasa sempit dan tidak nyaman.

Encock mengatakan kepada Liputan6.com, “Saya suka berjalan untuk berolahraga dan saya suka takut dengan kabel.

Plt Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono (Wakil) mengatakan pihak berwenang telah diminta untuk mencegah kabel serat optik berkeliaran di jalan-jalan ibukota.

Hero Bodhi di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (2023).

Diakuinya, sejak menjabat sebagai Pj DKI Jakarta pada Oktober 2022 lalu, pihaknya menargetkan pembersihan kabel fiber optik.

“Saya ingin merapikannya. Itu adalah tanggung jawab mantan pemasang kabel yang saat itu belum rapi,” jelas Hiro Bodhi.

Dia juga meminta masyarakat melaporkan jika masih ada gangguan pada kabel fiber optik.

“Sepertinya sudah teratasi. Jika pada akhirnya tidak ada orang, PTSP menelepon Bina Marga agar dia dapat menghubungi orang yang bersangkutan. Saya berkeliling setiap hari dan menindaklanjuti masalah yang muncul, “kata Hiro. “.

Komentar Hero Body dikritik oleh DPRD DKI Jakarta Hardyanto Kenneth Komisioner DPRK. Seharusnya Heru Budi punya solusi yang lebih realistis.

“Saya menganggap apa yang dikatakan Plt Gubernur sangat standar,” kata Kenneth seperti dilansir Antara. “Harus ada yang bertanggung jawab karena sudah ada korban jiwa.

Hiro diminta untuk melacak perusahaan yang memiliki kabel serat optik yang diklaim sebagai tanggung jawab korban.

Menurut Kenneth, kabel dibuat seminimal mungkin, ditambah faktor cuaca yang menyebabkan kabel melorot dan menimbulkan korban jiwa.

Kenneth menyarankan agar korban yang terlibat dalam kabel serat optik melapor ke polisi jika penjual tidak bertanggung jawab.

Seperti dilansir Antara pada Minggu, 30 Juli 2023, Kenneth dari Jakarta mengatakan, “Saya menyarankan agar keluarga korban melapor ke polisi. Penjual tidak bertanggung jawab atas kecelakaan itu.”

Dia mengatakan itu bisa menjadi laporan berdasarkan pasal 360 KUHP, khususnya karena menyebabkan luka serius pada orang lain karena kelalaiannya sendiri. Pasal ini menyatakan bahwa “Barangsiapa dengan sengaja menyebabkan luka berat pada orang lain, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana penjara dengan kerja paksa paling lama satu tahun.”

“Keluarga korban benar-benar dapat mencari keadilan dan melaporkannya ke polisi untuk mencegah hal serupa terjadi lagi di masa depan,” kata Kenneth.

About Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *